Sendiri dulu

Seperti judul album solo perdananya Ari Lasso ‘Sendiri Dulu’. Bukannya aku mau ikutan bikin album itu, tapi inilah keadaanku sekarang. Sendirian aja di rumah tanpa anak dan istriku, sepi rasanya walau di tengah keramaian. Ini sih sudah pernah terjadi beberapa waktu yang lalu, dan kali ini terjadi lagi. Anak istriku masih di Yogya, di tempat orang tuanya yah karena belum sempat untuk mengunjungi keluarganya yang kebanyakan ada di luar kota. Sedang aku sudah nggak bisa menemaninya lagi karena aku harus segera kembali masuk kerja. Ternyata sendiri lagi setelah berstatus sebagai bapak nggak enak coy, rasanya ada sesuatu yang hilang dan itu bener-bener mempengaruhi aktifitas sehari-hari. Gimana enggak ? setiap pagi selalu ada istri tercinta yang membangunkan tidurku (maklum punya kebiasaan molor sampe siang) trus yang nyiapin sarapan pagi dan bikinin kopi atau teh. Apalagi sehari-hari kalau udah pulang kerja biasanya selalu rada ngebut pingin segera berkumpul dengan keluarga dan melihat senyum si kecilku Ariana, tapi sekarang kalau pulang kerja lebih nyante aja di jalan bahkan disuruh lembur atau meeting sore oke aja alias “tak layanin deh” he3x.

Karena percumah juga pulang cepet-cepet, sampai rumah sepi dan harus ngerebus air sendiri, kalau gula habis harus pergi ke warung sendiri, mau makan harus bongkar-bongkar dapur sendiri….walah ! repot bener coy. Dari awal aku sudah nyangka bakalan seperti ini, dan bener-bener kehadiran Istri dan Anak itu begitu amat dan sangat berharga sekali dalam hidupku ini. Dulu waktu masih membujang, serasa takut pengen merit karena rasa antara iya dan tidak .. bahkan ketika hari H sudah di tentukan rasanya pingin mengulur lagi dan menikmatin masa kebebasan dalam membujang. Tapi kebebasan apa yang di maksud juga nggak jelas dan kebebasan itu kebanyakan punya konotasi yang negatif. Sekarang, bisa di bilang sampai dengan tgl 1 november nanti aku kembali menjadi bujangan dan kenyataanya bukan lagi sebuah kebebasan yang aku dapatkan tapi justru sebaliknya sebuah penderitaan secara batin maupun lahiriah. Yah, cuman uneg-uneg dari seorang suami yang sedang pisah dengan anak dan istri dan akhirnya tertuang ke dalam sebuah posting. ‘Sendiri Dulu’ … ya sudah ..sambil menanti 10 hari kedepan aku banyak beraktifitas dengan dunia maya, ketemuan dengan teman-teman alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta yang kebetulan jarang sekali berjumpa karena kesibukan dan aktifitasnya masing-masing. Kalau sudah sampai di rumah, segera mandi dan merebus air untuk bikin kopi … menyiapkan rokok dan koreknya lalu kembali ke laptop.

Gambar dari http://aboutmiracle.files.wordpress.com/2007/12/headache2.jpg
Serupa : http://norjik.com/2008/10/21/sendiri-dulu/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: